|
Selasa, 25 Januari 2011 05:12 |
|
Medio Januari 2010 lalu, industri perbankan tanah air dikejutkan oleh pemberitaan di berbagai media massa mengenai berkurangnya saldo rekening nasabah di bank melalui terminal ATM. Bagi Artajasa, selaku pengelola jaringan ATM Bersama, isu krusial ini tentunya menjadi catatan tersendiri mengingat hal ini telah membuat kekhawatiran khususnya di kalangan nasabah yang telah terbiasa melakukan transaksi perbankan via ATM.
Guna menjawab hal ini, Jajaran Manajemen Artajasa pada 22 Januari 2010 lalu mengundang rekan-rekan media massa nasional untuk sharing informasi mengenai kasus yang tengah menjadi perbincangan ini.
Bertempat di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Zul Irfan, Vice President Electronic Channel Department Artajasa didampingi oleh Nuri Wicaksana, Vice President Information Technology Development Department Artajasa, menyampaikan beberapa hal terkait dengan kejadian ini. Diantaranya adalah menghimbau agar nasabah tetap melakukan transaksi perbankan sebagaimana biasanya, dengan mengikuti tata cara bertransaksi yang aman dan nyaman.
Dalam kesempatan tersebut, Zul dan Nuri mengatakan, Artajasa terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan bank-bank anggota ATM Bersama sehubungan dengan adanya kasus ini, agar kenyamanan nasabah dalam bertransaksi tetap terjaga.
Dan tentunya yang terpenting adalah Artajasa bersama dengan bank-bank anggota ATM Bersama akan terus melakukan edukasi kepada nasabah tentang bagaimana bertransaksi yang aman. (dm)
|