Berita / Berita & Kegiatan / Yuk, Bermain Sambil Belajar Di Artaventura 2010
Yuk, Bermain Sambil Belajar Di Artaventura 2010
Kamis, 27 Januari 2011 02:25

Masa anak-anak adalah masanya bermain dan belajar. Masa dimana mereka memiliki keingintahuan yang sangat tinggi akan apapun. Hal inilah yang coba difasilitasi oleh rekan-rekan Departemen HRD-GA Artajasa dalam upaya mendekatkan anak-anak pegawai Artajasa dengan alam sekitarnya. Melalui kegiatan bertajuk, “Artaventura” dengan program wisata budaya Pancawati Poelang Kampoeng, yang berlokasi di Desa Pancawati, Kaki Gunung Bungalow, Caringin Bogor, kegiatan ini diselenggarakan pada 25 April 2010 lalu. Dengan pendekatan alam diharapkan anak-anak pun menjadi mandiri nantinya.

Hari itu yang bertepatan dengan hari Minggu, sekitar 60 anak yang berusia antara 5 – 16 tahun diantar oleh para orang tuanya dan telah berkumpul di Gedung Menara Thamrin sejak pukul 6. Karena panitia sendiri menargetkan keberangkatan menuju Bogor pada pukul 6.30. Tepat pada waktunya, anak-anak beserta panitia pun memasuki bis yang akan mengantar mereka ke kota hujan tersebut. Anak-anak tersebut hanya berangkat dengan panitia dan tidak didampingi oleh orang tuanya. Hal ini agar anak-anak bisa lebih mandiri dan bertanggung jawab apabila tanpa orang tuanya.

Perjalanan tersebut memakan waktu 1,5 jam. Sepanjang perjalanan mereka disuguhi oleh berbagai games menarik dari para panitia dan tidak ketinggalan aksi sulap. Sekitar pukul 8, rombongan pun sampai di lokasi. Sebelum memulai petualangan, para fasilitator kegiatan ini tidak lupa memberikan briefing kegiatan agar anak-anak dapat memahami kegiatan yang akan dilakukan.

Setelah itu, kegiatan tahap pertama pun berturut-turut dilakukan. Mulai dari berkunjung ke rumah penduduk lokal, manggarap sawah dengan menggunakan kerbau, belajar menanam padi dan belajar memanen, menumbuk hingga menampih padi. Pukul 12 siang, kegiatan sejenak jeda, untuk bersama-sama istirahat, sholat dan makan siang. Setelah break Ishoma, kegiatan pun kembali dilakukan, dengan program yang lebih menantang, yaitu membuat wayang golek, bermain gamelan Sunda, menari tarian Sunda, membuat masakan tradisional, mendekorasi warna diatas caping, bermain angklung, menyanyi lagu Sunda, membuat layang-layang dan terakhir ditutup dengan Flying Fox.

Walaupun terlihat lelah dari raut wajah mereka, namun para peserta tampak sangat bergembira dan puas atas pengalaman yang diperolehnya hari itu. Sebelum pulang ke Jakarta, mereka pun tak ketinggalan menerima bingkisan souvenir dari panitia, berupa Tas, Scrable, Monopoly, Jas Hujan, dan hasil-hasil karya mereka seperti angklung, caping dan wayang golek. Termasuk juga hadiah bagi mereka yang memenangkan games, seperti lomba nyanyi, dan lain sebagainya. Selamat! (dm)

 

 

 

 

 

 

 

 

1. Membajak sawah

2. Menanam padi

3. Mendekorasi warna di atas caping

4. Flying fox

5. Bermain angklung