Indonesia  English




 
PRESS RELEASE

Teknologi Perbankan Bersahabat ala Artajasa
 
Surabaya, 19 Mei 2008
 
Kebutuhan masyarakat akan penggunaan transaksi finansial kian hari kian meningkat. Penggunaan transaksi finansial seperti tarik tunai, transfer, pembayaran dan lain sebagainya dirasakan sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang penting dan tidak bisa ditinggalkan. Dengan menggunakan kartu ATM yang dimilikinya, seseorang dapat dengan mudah melakukan transaksi tersebut. Bahkan kini era transaksi non tunai sudah menjadi tren tersendiri, khususnya di kalangan masyarakat yang berjiwa modern. Menggeser penggunaan transaksi tunai. 
 
Namun kemudahan masyarakat dalam melakukan transaksi finansial ini, tidak sebanding dengan keberadaan sarana untuk melakukan transaksi tersebut, yaitu mesin ATM. Seringkali kita melihat antrian nasabah yang akan melakukan transaksi finansial di sebuah ATM. Fenomena ini sering terjadi di ATM milik bank-bank besar, yang memiliki banyak nasabah. Sementara ATM milik bank-bank lain justru terlihat sepi dari nasabah. Ataupun nasabah yang kesulitan mencari ATM bank asalnya, ketika ia berada suatu lokasi tertentu. Tentunya hal ini sangat tidak efektif, dimana keberadaan ATM seharusnya dapat mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi finansialnya. Lalu apa yang harus dilakukan nasabah agar dapat bertransaksi dengan cepat dan mudah, tanpa harus mengantri?
 
Sebenarnya hal tersebut tidak perlu terjadi, bila masyarakat menggunakan layanan transaksi finansial yang cepat dan mudah, yaitu ATM Bersama. Dengan menggunakan ATM bank lain yang tergabung dalam layanan ATM Bersama, nasabah tersebut dapat leluasa melakukan transaksi finansial dengan menggunakan fasilitas layanan ATM Bersama. Akan tetapi, masih kurangnya informasi mengenai layanan ATM Bersama ini membuat banyak nasabah belum aware atas kehadiran layanan ATM Bersama ini. Sehingga nasabah enggan untuk melakukan transaksi melalui layanan ATM Bersama.    
                 
Sebagai pengelola layanan ATM Bersama, PT Artajasa Pembayaran Elektronis terus berupaya melakukan sosialisasi dan edukasi layanan ATM Bersama kepada masyarakat. Mathias Ananto, Business Representative Group Head Artajasa mengatakan kegiatan sosialisasi dan edukasi layanan ATM Bersama ini umumnya dilakukan oleh masing-masing bank. Namun bukan tidak mungkin bank melakukan sosialisasi dan edukasi secara bersama-sama. Karena Artajasa pun turut mendukung implementasi ini. “Sinergi antar bank bersama Artajasa dalam upaya sosialisasi dan edukasi layanan ATM Bersama ini diharapkan dapat menciptakan pemahaman kepada masyarakat akan layanan ATM Bersama. Sehingga masyarakat dapat mengerti dan merasakan kelebihan dari layanan ATM Bersama tersebut,” kata Mathias Ananto.
 
Untuk mewujudkan program sosialisasi dan edukasi mengenai layanan ATM Bersama tersebut, Artajasa menggelar kegiatan event “Semarak ATM Bersama” yang berlangsung di Mall Royal Plaza – Surabaya pada Selasa, 20 Mei 2008 mendatang. Dalam event tersebut, Artajasa juga didukung oleh bank anggota ATM Bersama, yaitu Bank Jatim dan Bank NISP. Acara yang dikemas secara fun and educative tersebut diharapkan mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Surabaya. “Berbagai kegiatan akan diadakan pada event tersebut. Salah satunya adalah Razia Kartu ATM yang telah berlangsung sejak 14 Mei 2008 lalu, hingga 20 Mei 2008 nanti. Pada kegiatan Razia Kartu ATM ini crew ATM Bersama akan melakukan hunting di sejumlah ATM (lokasi diumumkan di sejumlah radio setempat) untuk mencari nasabah. Nasabah yang kedapatan tengah melakukan transaksi ATM Bersama (kartu dan mesin ATM dari bank yang berbeda) akan diwawancarai dan disiarkan secara langsung di radio serta memperoleh hadiah menarik,” jelas Mathias Ananto.
 
Lebih lanjut menurut Mathias Ananto, nasabah perbankan masih banyak yang belum mengetahui kelebihan layanan ATM Bersama, bahkan cenderung merasa takut untuk mencobanya. “Nasabah merasa khawatir akan terkena charge yang besar atau masalah, seperti, uang yang tidak keluar namun rekening ter-debet dan juga kartu ATM yang tertelan, bila melakukan transaksi beda bank. Padahal bila nasabah menemui masalah tersebut, maka nasabah tinggal melaporkan ke bank penerbit kartu dengan membawa bukti transaksinya. Karena antara Artajasa dengan bank anggota ATM Bersama telah bersama-sama menyepakati standar layanan ATM Bersama ini,” lanjut Mathias Ananto.
 
ATM Bersama sendiri memiliki 3 fitur utama, yaitu tarik tunai, cek saldo dan transfer antar bank. Semuanya dilakukan secara real time online. Kedepannya, segera dikembangkan layanan debit bersama dan pembayaran. Biaya transaksi ATM Bersama yang dikenakan kepada bank anggota ATM Bersama adalah sebagai berikut: untuk transaksi tunai, biaya yang dikenakan sebesar Rp 3.900,-. Untuk melakukan cek saldo, biaya yang dikenakan sebesar Rp 1.500,-. Sedangkan untuk transaksi transfer antar bank, biaya yang dikenakan sebesar Rp 5.000,-. Namun pemberlakuan besarnya biaya transaksi tersebut tergantung pada kebijakan masing-masing bank. Apakah bank akan membebankan biaya tersebut kepada nasabahnya ataukah biaya tersebut akan dikenakan kepada bank sebagai bagian dari servis mereka kepada nasabahnya. Tentunya disini bank tidak hanya melakukan efisiensi, namun juga diuntungkan karena memperoleh fee dari pemakaian terminal untuk setiap transaksi yang dilakukan oleh nasabah bank lain.
 
Saat ini, sebanyak 69 bank telah tergabung dalam layanan ATM Bersama, yang terdiri dari bank-bank pemerintah, swasta, asing, daerah dan BPR yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Total terminal ATM di jaringan ATM Bersama telah mencapai 13.000 terminal dengan jumlah kartu ATM lebih dari 20 juta. Untuk di Jawa Timur sendiri saat ini terdapat 1.200 terminal ATM. Bank Jatim, sebagai bank regional yang berpusat di Jawa Timur pun telah memanfaatkan layanan ATM Bersama ini. Dengan 63 terminal ATM yang dimilikinya, Bank Jatim mampu mencatatkan jumlah transaksi issuer lebih dari 70.000 transaksi selama bulan April 2008 lalu. Sedangkan nasabah bank lain yang menggunakan ATM milik Bank Jatim mencapai sekitar 14.000 transaksi.
 
Selain itu, kini ATM Bersama juga telah melakukan interkoneksi jaringan regional dengan Malaysia. Sehingga masyarakat Indonesia yang berada di Malaysia tersebut pun bisa melakukan transaksi finansial dengan memanfaatkan layanan ATM Bersama. ”Seluruh layanan transaksi elektronis yang dikembangkan Artajasa ini diharapkan dapat memberikan manfaat, kepuasan dan menjadi sahabat yang tepat bagi institusi perbankan dan tentunya nasabah,” tambah Mathias Ananto.  
 
Untuk informasi lebih lanjut:
 
Dimas Mulyawan
Public Relations Executive
PT Artajasa Pembayaran Elektronis
Menara Thamrin, Lt. 6
Jl. M.H. Thamrin Kav 3
Jakarta – 10340
Telp: 021 – 39830040
Fax: 021 – 2303889
HP: 081586040258



Berita Lainnya :

  • Gandeng Artajasa, XL Siapkan Layanan Baru XL ATM Bersama
  • Layanan m-ATM Bersama bagi pelanggan simPATI
  • ATM Bersama Raih Prestasi MURI
  • BII Perluas Jaringan melalui ATM BERSAMA
  • Takaful Indonesia Gandeng Pos Indonesia dan Artajasa
  • Asbanda Gandeng Artajasa, Luncurkan BPD NET ONLINE
  • Artajasa Menyediakan 200 ATM Untuk Bank Jabar Banten
  • Artajasa Berkomitmen Bangun Layanan E-Channel Terintegrasi
  • Teknologi Perbankan Bersahabat ala Artajasa
  • ATM Bersama: Solusi Transaksi Finansial Di Masa Liburan