Kapasitas Mesin Switching & Operation Centre Memadai : ATM Bersama Siap Layani Kebutuhan Transaksi Perbankan Nasabah di Masa Idul Fitri
Jakarta, 14 September 2009
PT Artajasa Pembayaran Elektronis, penyedia layanan ATM Bersama melakukan peningkatan kapasitas mesin switching yang dimilikinya, agar mampu menampung transaksi di masa libur Idul Fitri mendatang. Tingginya kebutuhan masyarakat akan transaksi perbankan dalam beberapa hari kedepan hingga saat Idul Fitri berpotensi memunculkan lonjakan transaksi di jaringan ATM Bersama.
Arya Damar, Direktur Utama Artajasa menjelaskan kebutuhan transaksi perbankan nasabah yang besar menjadi prioritas utama Artajasa untuk lebih mengoptimalkan layanan ATM Bersama menjelang Idul Fitri. “Kami sudah mempersiapkan mesin switching yang dapat menampung transaksi hingga 2 kali lipat atau meningkat sekitar 50% dari bulan biasanya. Langkah lainnya adalah melakukan koordinasi dengan 72 bank anggota ATM Bersama dengan memberikan Person In Charge (PIC) baik dari Artajasa maupun bank selama masa Hari Raya, sekaligus melakukan pengecekan dan pemeliharaan jaringan, sistem dan terminal ATM bank anggota ATM Bersama. Koordinasi dengan mitra, seperti penyedia terminal ATM dan komunikasi data pun turut ditingkatkan agar nasabah dapat nyaman melakukan transaksi perbankan di terminal ATM bank manapun yang tergabung dalam jaringan ATM Bersama, tanpa mengalami hambatan dalam bertransaksi,” jelas Arya.
Kapasitas mesin switching yang dimiliki Artajasa tersebut disesuaikan dengan jumlah transaksi per bulan ATM Bersama. Jika saat ini transaksi per bulan mencapai lebih dari 9 juta transaksi, maka sistem mesin pun harus dicapai di tingkat yang sesuai dengan jumlah transaksi tersebut. Dengan prediksi kenaikan transaksi yang mencapai 1,5 kali dari hari biasa pada masa Idul Fitri nanti, maka kapasitas mesin tersebut pun ditingkatkan agar dapat menampung sekitar 13 juta transaksi. Kapasitas maksimal dari mesin switching sendiri saat ini mampu menampung hingga 60 juta transaksi. Artinya dengan jumlah transaksi ATM Bersama per bulan saat ini, kapasitas mesin tersebut baru menampung sekitar 20% transaksi dan masih sangat memungkinkan untuk menampung transaksi yang lebih banyak lagi.
Operation Centre Artajasa
Tak hanya itu, Artajasa juga memperkuat tim helpdesk yang memonitor jaringan ATM Bersama selama 24 jam x 7 hari seminggu. Tim ini berkoordinasi penuh dengan tim helpdesk bank anggota ATM Bersama untuk meminimalisir kegagalan transaksi yang tidak diinginkan nasabah. Kinerja tim helpdesk ini akan semakin optimal dengan hadirnya Operation Centre Artajasa yang telah beroperasi sejak tahun lalu. Kehadiran Operation Centre ini selain untuk memperkuat dan memperketat dalam melakukan monitoring serta koneksi antarbank anggota ATM Bersama, juga sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada bank-bank anggota ATM Bersama maupun nasabah.
Bahkan Operation Centre ini sudah dilengkapi dengan peralatan penunjang yang canggih yang dapat mendeteksi apabila ada kendala di jaringan ATM Bersama. “Bila ada kendala pada sistem bank anggota ATM Bersama, kami dapat mengetahuinya secara real-time. Lalu kami akan melakukan koordinasi dengan bank yang bersangkutan untuk dilakukan investigasi dan perbaikan dengan segera. Apakah hal tersebut disebabkan oleh jaringan telekomunikasi, sistem atau nasabah. Sementara bila nasabah mengalami masalah ketika bertransaksi, silahkan langsung menghubungi bank penerbit kartu ATM nasabah berasal. Selanjutnya bank tersebut dapat meminta bantuan Artajasa untuk proses investigasi dan penyelesaian,” kata Arya.
Untuk itu, nasabah tak perlu lagi khawatir mengalami masalah ketika bertransaksi melalui ATM Bersama. Karena kemampuan sistem yang terdapat pada jaringan ATM Bersama saat ini telah mumpuni untuk menerima peningkatan transaksi nasabah. Baik Artajasa, bank anggota ATM Bersama maupun mitra terkait juga telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal sesuai dengan service level agreement yang telah disepakati bersama. Service level agreement yang saat ini berlaku sudah mencapai 99%. Artinya dalam 100 transaksi di jaringan ATM Bersama, hanya boleh 1 transaksi gagal. Ini membuktikan bahwa Artajasa bersama bank dan mitra komitmen untuk menciptakan transaksi yang berhasil bagi nasabah.
Peningkatan Transaksi ATM Bersama
Sementara itu, pada periode Juni 2009 lalu, total transaksi di ATM Bersama berhasil mencapai peningkatan yang signifikan, yaitu 100% dibandingkan periode yang sama tahun 2008. Menurut Arya keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif bank-bank anggota ATM Bersama yang turut membantu mempromosikan layanan ATM Bersama kepada nasabahnya. Arya menambahkan tren positif peningkatan transaksi ATM Bersama diperkirakan akan terus berlanjut, seiring dengan tingginya kepercayaan nasabah terhadap layanan ATM Bersama. “Dengan meningkatnya kepercayaan nasabah dan peningkatan transaksi yang mencapai 100% pada periode Juni 2009 dibandingkan Juli 2008, kami optimis dapat lebih meningkatkan jumlah transaksi pada tahun 2010 mendatang. Karena layanan ATM Bersama merupakan solusi bagi nasabah untuk melakukan transaksi perbankan dimanapun dan kapanpun,” tambah Arya.
***
Sekilas Artajasa
Artajasa merupakan pionir dalam penyedia jaringan infrastruktur perbankan. Sejak berdirinya pada tanggal 10 Februari 2000, Artajasa fokus menggarap pasar transaksi elektronis di Indonesia. Saat ini layanan ATM Bersama yang dikelola oleh Artajasa telah beranggotakan 72 bank, terdiri dari bank pemerintah, bank swasta nasional, BPD-BPD seluruh Indonesia dan juga BPR, dengan jumlah ATM sebanyak 17.000 terminal tersebar dari Aceh sampai dengan Papua.
Selain itu, Artajasa juga menyediakan solusi online payment bagi penerbit tagihan (billing provider), seperti jasa telekomunikasi (Telkomsel, Indosat, XL, Esia, Mobile-8), multifinance (FIF, Adira, Bussan Auto Finance, Summit Oto Finance, Oto Multiarta), penerbit kartu kredit (Citibank), Pajak Bumi & Bangunan dan PLN, yang memungkinkan para penggunannya melakukan pembayaran tagihan atau isi ulang pulsa melalui berbagai cara, termasuk melalui kantor cabang, ATM, telepon, handphone dan internet. Saat ini tak kurang dari 40 bank dan PT. POS Indonesia telah tergabung ke jaringan online payment Artajasa sebagai collecting agent.
Dengan berkembangnya trend transaksi perbankan menuju mobile transaction, Artajasa bekerjasama dengan Telkomsel menyediakan layanan yang memungkinkan para nasabah anggota ATM Bersama melakukan transaksi perbankan melalui telepon selulernya, dengan nama M-ATM Bersama. Layanan ini memungkinkan nasabah anggota ATM Bersama yang juga pelanggan Telkomsel dapat melakukan transaksi perbankan seperti cek saldo serta transfer antar bank dari dan ke 72 bank anggota ATM Bersama dengan cepat, mudah dan aman. Kedepannya layanan ini dapat dimanfaatkan untuk penarikan tunai dan pembelian barang di merchant-merchant yang ditunjuk, pembayaran tagihan telepon, kartu kredit, hingga pembayaran leasing. Tidak hanya dengan Telkomsel saja, Artajasa juga sedang menjalin dengan operator lain untuk layanan ini guna memberikan service yang lebih kepada nasabah anggota ATM Bersama.